Samsung Galaxy E7 SM-E700H/DS Review: Smartphone Versi Bongsor, Kamera dan Baterai Lebih Apik Harga 4 Jutaan

xiamenhai.netSamsung Galaxy E7 bisa dibilang sebagai smartphone versi ‘mahal’ dari Galaxy E5 yang merupakan generasi sebelumnya, tentunya banyak pembaharuan yang dilakukan dari penawaran Galaxy E7 ini. Sebut saja harware yang tambah apik, fitur multimedia yang komplit hingga sokongan baterai yang makin tahan lama.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin tau mengenai performa keseluruhan dari Galaxy E7 yang tetap mengusung jargon “Super Slim Design” ini, silakan simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Samsung Galaxy E7 Review: Smartphone Versi Bongsor, Kamera dan Baterai Lebih Apik

1) Desain

Dimensi: 151.3 x 77.2 x 7.3 mm, Berat: 141 gram; Full touchscreen; Tombol power/lock screen, Slot SIM 2/microSD, Slot SIM 1, Lubang mic, Audio jack 3.5mm, Port Micro USB/Charger/Kabel data, Tombol volume.

Rancangan desain smartphone Galaxy E7 ini secara umum sama persis dengan Galaxy E5 maupun lineup “A Series”. Tetap dengan tampilan yang berkelas dan memiliki bodi ramping. Hanya saja, Galaxy E7 memiliki ukuran yang sedikit lebih bongsor dibanding Galaxy E5. Jika dibandingkan dengan produk di seri A, smartphone ini memiliki ukuran bodi yang tak jauh berbeda dengan Galaxy A7.

Galaxy E7 memiliki ketebalan bodi sekitar 7,3mm. Meski masih kalah tipis dengan Galaxy A5 maupun Galaxy A7 yang berukuran 6,3mm, namun komposisi dimensi desain yang diusung Galaxy E7 ini tergolong slim loh. Saat pertama kali saya menggenggam ponsel Galaxy E7, struktur desainnya terasa kokoh dan solid.

Seperti halnya Galaxy E5, smartphone terbaru Samsung ini pun mengusung desain unibodi. Material pembungkus bodi lebih didominasi bahan plastik polycarbonate dengan sedikit aksen logam di bagian lis bodi. Layaknya smartphone unibodi lain, Galaxy E7 pun menempatkan keseluruhan panel kontrol di sekeliling bodi. Mulai dari tombol power/lockscreen, volume, port micro USB, audio jack hingga tray SIM card. Terdapat dua tray untuk menyisipkan kartu SIM di Galaxy E7 yang mana posisinya bersebelahan.

Paling atas untuk SIM 2 sekaligus kartu microSD, tray bawahnya untuk SIM 1. Permasalahan yang muncul, ketika tray atas menerapkan mekanisme ‘subtitute’ alias bergantian antara kartu SIM dan kartu memori microSD. Artinya, jika Anda ingin menggunakan kartu SIM 2, Anda tidak bisa menyisipkan kartu memori microSD. Begitu pun sebaliknya. Konsep ini sebelumnya juga diterapkan pada Galaxy E5 dan Oppo N3. Hal ini memang cukup merepotkan.

Untuk jenis kartu SIM, Galaxy E7 ini menggunakan nano-SIM card untuk di kedua slot SIM. Di bagian depan bodi bagian atas terdapat earpiece, proximity dan ambient light sensor serta kamera depan untuk selfie. Sementara di bagian bawahnya ada tombol home fisik serta dua tombol kapasitif untuk recent app dan back. Di sisi belakang bodi ponsel, Anda akan menjumpai sensor kamera utama, LED flash dan loudspeaker.

2) Display

Layar sentuh Super AMOLED, 16 juta warna, 720×1280 pixels, 5.5 inches (~267 ppi pixel density), 10 poin multi touch.

Seperti yang disinggung sebelumnya, Galaxy E7 memiliki bodi yang sedikit lebih bongsor dibanding Galaxy E5. Hal ini untuk mengakomodasi ukuran layar yang memang besar, yakni 5.5 inci. Hanya saja, resolusinya sama dengan Galaxy E5.

Hal ini tentu saja membuat kerapatan piksel layar Galaxy E7 agak renggang. Artinya bahwa gambar yang tertampil di layar Galaxy E7 terkesan kurang solid dan rapat daripada tampilan gambar pada Galaxy E5.

Seperti halnya Galaxy A5, A7 dan E5, Samsung Galaxy E7 pun menggunakan jenis layar Super AMOLED yang memiliki tingkat kontras yang cukup baik dalam menghasilkan warna. Gambar yang ditampilkan pun jadi terlihat jernih dan jelas, dengan tampilan yang natural.

Bahkan, tetap bisa terlihat baik meski digunakan dan langsung bersentuhan dengan sinar matahari. Bahkan juga untuk penggunaan di luar ruangan (outdoor), Galaxy E7 menyediakan opsi khusus untuk pengaturan kejernihan layar secara otomatis, yakni Outdoor Mode.

Soal responsifitas dan kenyamanan akses, layar smartphone ini bisa ditelusuri dengan baik dan lancar menggunakan jari. Namun, tidak akan merespon benda lain seperti pensil, bahkan pena stylus.

Saat diuji dengan menggunakan aplikasi Multi Touch Tester, smartphone ini mampu mendeteksi 10 titik sentuhan secara bersamaan dengan baik.

Pada Galaxy E7 ini, Anda juga bisa menjumpai fitur khas yang sempat jadi unggulan Samsung di jajaran Galaxy lawas, yakni Smart Stay. Di opsi ini, layar akan terus menyala (stay on) selama Anda terus memandang ke layar ponsel.

3) OS (Operating System) & UI (User Interface)

TouchWiz UI; Android 4.4.4 KitKat

Layaknya ponsel premium terbaru Samsung lain, Galaxy E7 mengusung platform Android 4.4.4 KitKat yang dikombinasikan dengan TouchWiz yang merupakan custom UI khas besutan vendor asal korea. Alhasil, tampilan keseluruhan hingga struktur menu yang dijumpai di Galaxy E7 akan identik dengan para seniornya tersebut.

Di halaman utama (homescreen), Anda bakal menjumpai 4 ikon utama seperti phone, message, contacts dan internet yang bisa disesuaikan untuk akses cepat ke menu-menu favorit. Di sebelahnya terdapat ikon all menu/aplikasi. Untuk mempercantik homescreen ponsel, Anda bisa menyisipkan widget, aplikasi, wallpaper dan fitur personalisasi lainnya.

Untuk memudahkan pengoperasian, Galaxy E7 juga menawarkan opsi “Easy Mode”. Tampilan dan struktur menu di mode ini akan terlihat simpel dan sederhana, dengan ikon menu yang cukup besar dan mudah diakses. Mode ini sangat cocok digunakan untuk para manula, atau bagi Anda yang tidak ingin ribet dan maunya serba praktis. Di mode ini juga Anda bisa mengatur aplikasi apa saja yang ingin diprioritaskan tampil di jajaran menu utama.

Tak hanya itu saja, Galaxy E7 pun masih menyiapkan opsi lainnya untuk memudahkan penggunaan yakni “One Hand Operation”. Anda bisa menyesuaikan ukuran layar dan layout. Ada juga One-handed input untuk mengatur dialing keypad dan Samsung Keyboard, termasuk pattern unlock screen.

Ada juga fitur gerakan dan gesture seperti Smart alert, Smart Pause dan sebagainya. Smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan mode Privat untuk menyembunyikan file atau fitur tertentu. Ada juga mode pemblokiran, screen mirroring hingga aplikasi Studio (untuk foto).

Di Galaxy E7, Anda juga bisa memanfaatkan fitur multi windows seperti di Galaxy A3, A5, E5 dan Galaxy Series terbaru untuk menjalankan dua aplikasi secara bersamaan dalam layar terpisah berjajar. Sayangnya, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa memanfaatkan fitur ini.

4) Hardware & Benchmark

Prosesor Quad Core 1.2 GHz Cortex-A53, Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410, GPU Adreno 306, RAM 2 GB; Memori Internal 16 GB; MicroSD up to 64 GB; Baterai Non-removable Li-Ion 2950 mAh.

Seperti halnya Galaxy E5, smartphone ini juga membenamkan prosesor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 dengan chipset Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410. Hanya saja, kapasitas RAM yang dimiliki Galaxy E7 ini sedikit lebih tinggi yakni 2 GB daripada Galaxy E5 hanya berkapasitas 1,5GB. Otomatis, kinerja keseluruhan di dalam smartphone Galaxy E7 pun akan sedikit lebih tinggi.

Skor 20995 untuk Galaxy E7 pada AnTuTu Benchmark.

Saat diuji menggunakan aplikasi Antutu Benchmark, Galaxy E7 mengantongi skor 20955. Jika dibandingkan dengan smartphone lain, posisi Galaxy E7 berada di atas ASUS ZenFone 5 dan Xiaomi Redmi 1S yang masing-masing mendapat skor 19509 dan 19677. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar berikut:

Hal yang sama juga terlihat ketika diuji menggunakan aplikasi Quadrant Standard, Galaxy E7 membukukan nilai 12256 yang mengungguli Galaxy E5 di angka 12241. Selengkapnya lihat gambar berikut:

Untuk penyimpanan, Galaxy E7 menyediakan storage internal sebesar 16 GB yang harus dibagi-bagi dengan sistem dan sebagainya. Sementara yang tersisa untuk bisa digunakan sekitar 11 GB. Jika dirasa kurang, Anda bisa menyisipkan kartu memori microSD berkapasitas maksimal hingga 64 GB.

Di sisi grafis, Galaxy E7 diperkuat dengan Adreno 306 GPU yang mana pada saat diuji menjalankan game 3D maupun memutar video HD bisa berjalan dengan mulus dan lancar. Nggak percaya? Silakan simak video yang diulas oleh FoneArena berikut ini.

Untuk menopang kinerja ponsel secara keseluruhan, Galaxy E7 mengandalkan dukungan sumber power dari baterai Li-Ion berkapasitas 2950 mAh. Hanya saja, karena menerapkan konsep unibodi, maka baterai smartphone Galaxy E7 menyatu dengan ponsel dan tak bisa dilepas dengan mudah.

Kapasitas baterai yang dimiliki Galaxy E7 lebih besar dibanding Galaxy E5. Alhasil, performanya sedikit lebih baik dan tahan lama. Terlebih, Galaxy E7 juga menyediakan manajemen power yang lumayan baik. Anda bisa memanfaatkan mode “Ultra Power Saving” untuk menghemat konsumsi baterai di Galaxy E7, agar bisa standby lebih lama.

Hanya saja, layout interface akan menjadi ‘aneh’ untuk sebagian orang, karena hanya menampilkan beberapa aplikasi/fitur utama, menyesuaikan mode penghematan baterai tersebut. Ketika kami mengaktifkan mode Ultra Power Saving ini dalam kondisi baterai tinggal 50%, informasi yang tertampil pada ponsel menunjukkan bahwa ponsel bisa standby hingga 7 hari lebih.

5) Kamera

13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, Video recording 1080p@30fps; 5 MP kamera depan, Video recording 1080p@30fps.

Dari sektor kamera, Galaxy E7 sejajar dengan Galaxy A Series seperti Galaxy A5 dan Galaxy A7. Jika dibandingkan dengan Galaxy E5, tentu saja Galaxy E7 setingkat di atasnya. Hal ini memang sesuai dengan harga yang dibanderol dan segmentasinya.

Kamera utamanya berkekuatan 13 MP dengan interface yang menyatu antara kamera dan video. Cukup user friendly layaknya Galaxy Series terbaru Samsung. Anda juga bisa menemukan beragam pengaturan kamera dengan mudah, termasuk beberapa mode utama kamera yang bisa dimanfaatkan untuk membuat hasil foto lebih maksimal.

Selain mode standar 4:3, kamera smartphone ini juga bisa memotret dalam mode lebih luas yakni 16:9. Untuk di sektor depan, kamera sekundernya beresolusi 5 MP yang masih sama dengan Galaxy Series sebelumnya. Kamera yang disematkan pada smartphone ini memang cukup memuaskan penggemar selfie apalagi didukung dengan wide selfie mode.

Anda juga bisa memanfaatkan fungsi Palm Selfie untuk menjepret foto selfie. Mode ini memanfaatkan sensor telapak tangan saat ingin menjepret selfie, seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Samsung Galaxy E7 tidak dibekali tombol shutter fisik khusus. Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan layar sentuh (touch capture) atau menggunakan tombol volume yang dapat diatur di menu setting kamera.

Selain foto, kamera Samsung Galaxy E7 pun bisa dimanfaatkan untuk merekam video full HD 1080@30fps. Hasil rekaman videonya pun cukup bagus dan mulus. Selagi merekam video, Amda juga tetap bisa sekaligus menjepret foto.

6) Koneksivitas

Samsung Galaxy E7 tidak didukung jaringan 4G LTE. Meski begitu, sarana koneksi lain yang dimilikinya tergolong komplit. Untuk akses internet saja sih bisa menggunakan jalur HSPA dengan kecepatan download hingga 42.2 Mbps, dan kecepatan upload mencapai 5.76 Mbps.

Menariknya, kedua slot SIM card yang tersedia di smartphone ini mendukung jaringan HSPA. Namun, pemanfaatannya pun harus bergantian alias tidak bisa digunakan secara bersamaan. Artinya, jika slot SIM 1 menggunakan jalur HSPA, maka slot SIM 2 hanya bisa 2G saja. Repotnya lagi, karena tray SIM 2 sama dengan kartu memori microSD, jadi penggunaannya harus bergantian.

Selain itu, fungsi Dual SIM pada Galaxy E7 ini pun mendukung mode Dual On. Artinya, Anda bisa pula menerima panggilan telepon ke nomor yang ada di SIM 2 meski sedang melakukan panggilan dari SIM 1. Namun, Anda terlebih dulu harus mengaktifkan mode “Dual SIM Always On” yang ada di menu pengaturan ponsel.

Tidak seperti kebanyakan smartphone 3G/HSPA merek lain saat ini yang hanya menyediakan video chat, di Galaxy E7 jalur 3G bisa dimanfaatkan untuk menikmati fitur video call. Anda bisa langsung mengakses fitur ini di mode telepon dengan menekan tombol video call. Namun, fitur ini hanya bisa berjalan jika ponsel yang ditelepon juga memiliki fungsi video call juga, termasuk operator yang digunakan pun harus menyediakan layanan yang sama.

Untuk sarana koneksi lain, Galaxy E7 telah menyiapkan WiFi, WiFi Tethering, Bluetooth v4.0 dan juga kabel data micro USB yang sekaligus berfungsi untuk charger. Sayangnya, USB di Galaxy E7 tidak mendukung fungsi On The Go (USB OTG). Jadi, Anda tidak bisa membaca memori eksternal/flashdisk di smartphone ini.

Minus lain di sarana koneksi Galaxy adalah tidak adanya NFC. Padahal, beberapa smartphone sejenis di rentang harga yang sama bahkan lebih murah sudah banyak yang memilikinya. Memang sih, manfaat dari NFC sendiri di Indonesia masih belum begitu maksimal, terlebih untuk fungsi layaknya di beberapa negara lain. Meski begitu, NFC banyak diaplikasikan pada smartphone premium lain untuk sinkronisasi ke perangkat seperti speaker portable, smart TV hingga SmartWatch.

Untuk internet-an, Samsung Galaxy E7 menyediakan browser bawaan Samsung dan juga Google Chrome. Tinggal pilih saja mana yang lebih Anda sukai.

Kami juga telah menguji performa browser milik Galaxy E7 menggunakan aplikasi Vellamo Mobile Benchmark dengan skor 1640. Artinya, masih cukup baik dan lancar saat membuka halaman web. Namun, agak tersendat saat membuka situs yang banyak menampilkan format flash player.

7) Multimedia

TouchWiz Music Player, Play Music Google, SoundAlive Equalizer, Radio FM, video player.

Untuk pecinta multimedia, Samsung Galaxy E7 mengakomodasinya dengan baik. Mulai dari keberadaan TouchWiz music player dan Play Music buatan Google, yang didukung interface sertafitur tambahan lengkap, hingga beberapa sarana hiburan khas besutan Samsung.

Soal audio, dukungan SoundAlive equalizer preset menambah kekuatan sektor musik. Anda bisa mengatur keseimbangan antara Treble dan Bass, Vocal dan Instrumental. Anda bisa juga menambahkan efek seperti 3D, Bass dan Clarity.

Tak seperti beberapa smartphone premium yang ada di pasaran, Galaxy E7 juga menghadirkan radio FM sebagai sarana hiburan alternatif. Untuk mengaktifkannya, Anda harus menancapkan headset yang telah tersedia dalam paket penjualannya. Menariknya, radio FM di Galaxy E7 ini dibekali fitur perekam siaran (FM Recorder). Jadi, Anda tak perlu khawatir kelewat pada siaran favorit.

Untuk pemutar video, Galaxy E7 menghadirkan player bawaan yang mendukung format film full HD 1080p. Hanya saja, tak semua format file video bisa dijalankan dengan lancar. Solusinya, Anda bisa menambahkan player video pihak ketiga dari Play Store.

8) Kelebihan & Kekurangan

 

(+) Kelebihan Samsung Galaxy E7:

  • Kamera 13 MP, kamera depan 5 MP.
  • Desain tipis (slim) dan premium.
  • Dual SIM dual Standby.
  • Layar 5.5 inci Super AMOLED.

(-) Kekurangan Samsung Galaxy E7:

  • Slot SIM 2 menyatu dengan microSD (penggunaannya bergantian).
  • Tidak ada koneksi NFC.
  • Tidak mendukung jaringan 4G LTE.

9) Harga

Setelah meninjau seluruh spesifikasi yang ada pada smartphone ini, maka harga Samsung Galaxy E7 dibanderol berkisar Rp 4.299.999,-.

Pantas saja smartphone premium ini dibanderol seharga 4 jutaan, karena spesifikasi yang diusung oleh Samsung pada smartphone terbarunya ini tidak main-main dan tergolong canggih di kelasnya.

10) Kesimpulan

Samsung Galaxy E7 merupakan versi lain dari Galaxy E5 yang menyasar kelas lebih tinggi. Banderolan harganya pun sedikit di atas ‘kembarannya’ tersebut. Wajar jika smartphone ini pun membawa beberapa keunggulan, seperti performa hardware yang lebih baik, kualitas kamera utama yang sangat apik baik untuk foto maupun merekam video.

Bagi pecinta selfie, kamera depan Galaxy E7 ini pun cukup bisa diandalkan. Bagi yang selalu online, sokongan sumber power dan manajemen baterai yang diusung Galaxy E7 pun patut diacungi jempol.

Layaknya sebuah produk, ada sisi baik dan ada pula sisi yang kurang baik. Di Galaxy E7 ini misalnya, di mana penggunaan konsep SIM tray yang menyatu antara SIM 2 dan kartu memori microSD, setidaknya akan merepotkan pengguna yang mengharapkan kemampuan Dual SIM, namun sisi lain membutuhkan tambahan memori ekspansi.

Satu lagi, Anda yang mengharapkan koneksi data super cepat di jaringan 4G LTE, jangan berharap menemukannya di Samsung Galaxy E7 ini. Meskipun begitu, Samsung telah menyiagakan versi lain dari Galaxy E7 dengan sokongan 4G LTE loh. Namun, saat ini belum tersedia di pasaran Indonesia.

Nah, dari semua ulasan yang kami paparkan di atas, apakah keinginan Anda untuk tetap memiliki Samsung Galaxy E7 sebagai smartphone kesayangan? Jika IYA, kami punya referensi online shop terpercaya di Lazada Indonesia yang menawarkan smartphone Samsung Galaxy E7 dalam dua varian, yakni hitam dan putih dengan harga Rp 4.277.000,- setelah didiskon sebesar 13%.

Apabila Anda ingin berbelanja secara online dengan mudah dan praktis di Lazada Indonesia, silakan kunjungi: Samsung Galaxy E7 Hitam & Samsung Galaxy E7 Putih.

http://ho.lazada.co.id/SHA9kw

Sekian ulasan mengenai Review Samsung Galaxy E7 ini kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi semuanya. Terima kasih.

Update iOS 8.3: Cara Aktifkan Keyboard Emoji Terbaru

xiamenhai.netiOS 8.3 kini sudah bisa didownload oleh para pengguna ponsel dan tablet berbasis iOS, terutama bagi pengguna yang perangkatnya masih bisa disokong oleh iOS 8. Tidak banyak peningkatan yang terjadi dari versi sebelumnya yakni 8.2, namun ada yang menarik yang bisa kita sharing di tulisan ini.

Perubahan tersebut ada di bagian upgrade keyboard emoji. Tidak hanya menambahkan beberapa emoticon saja, Apple juga rupanya sedikit kreatif dengan menambahkan sejumlah pemanis di bagian ini. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai deret emoji baru di iOS ini, mari kita bahas bagaimana caranya mengaktifkan keyboard emoji di iPhone dan iPad Anda.

Update iOS

Pertama, lakukan update ke iOS 8.3 via OTA (over the Air) karena akan lebih hemat waktu. Caranya, masuk ke Settings > General > Software Update.

Apabila iPhone atau iPad Anda belum terinstal iOS 8.3 seharusnya akan muncul notifikasi update pada halaman tersebut. Atau setidaknya ada logo yang berputar-putar seakan-akan ingin menampilkan sesuatu tapi mentok. Jika Anda menemukan notifikasi update, silakan langsung tekan, pilih ‘agree’ dan biarkan sistem melakukan update secara OTA.

Jika mentok alias tidak ada notifikasi pembaharuan software namun iOS Anda bukan versi 8.3, silakan Anda download software update-nya via iTunes atau download file ipsw yang sesuai dengan perangkat Apple Anda. Kemudian, lakukan update perangkat dengan menghubungkan laptop via iTunes.

Pasang Keyboard Emoji

Oke, bagi pengguna iPhone tentu mengaktifkan keyboard emoji adalah sesuatu yang mudah dilakukan, bahkan sudah di luar kepala. Tapi, jika Anda kebetulan lupa cara mengaktifkannya, mungkin karena sedang terpikirkan hal lain ketika membuka iPhone, silakan ikuti langkah-langkah berikut.

Buka fitur Settings > General > Keyboard > Keyboards > Add New keyboard > pilih EMOJI.

Sekarang tutup settings, lalu masuk ke salah satu fitur yang bisa menampilkan keyboard, misalnya messages, atau notes dan sebagainya. Silakan perhatikan keyboard Anda, lalu sentuh lambang bola dunia di bagian ujung kiri di sebelah tanda angka 123. Hal ini akan memunculkan keyboard-keyboard yang tadi Anda daftarkan di settingan, termasuk keyboard emoji.

Pasang Keyboard Emoji

Jika Anda sudah sering menggunakan keyboard Emoji, maka perubahan yang terjadi di iOS 8.3 ini akan segera Anda kenali dengan baik. Perubahan-perubahan tersebut mestinya sih memberikan keleluasaan dan kemudahan bagi pengguna iPhone saat mereka mencari emoticon yang pas dengan percakapan mereka.

Perubahan tersebut di antaranya adalah:

1) Tidak ada lagi pembatasan antar kategori yang berbeda di dalam emoji.

Seperti yang kita ketahui bahwa di iOS lawas, emoticon-emoticon dikelompokkan pada kategori berbeda, di mana saat kita menggeser ke kanan dan ke kiri kita akan menemukan batasan, sebuah tembok yang terlihat, dan Anda harus mengganti kategori terlebih dahulu untuk melanjutkan pencarian emoticon.

Kali ini, Anda bisa mencari emoticon yang tepat dengan lebih cepat dan mudah, karena emoticon-emoticon tersebut bakal tampil secara dinamis. Kategori tetap ada, tapi tidak lagi dibatasi oleh folder berbeda, sehingga kita bisa menggesernya ke kanan dan ke kiri tanpa batasan kategori lagi.

Jika Anda kebetulan sudah hafal tata letaknya berdasarkan kategori, emoticon-emoticon pun bakal tetap menampilkan ikon kategori di bagian bawah sehingga Anda bisa mengaksesnya dengan cepat lewat tombol ikon tersebut.

2) Pilihan warna kulit.

Meskipun kerap kali menjadi bahan olok-olokan di dunia maya, penambahan warna kulit pada emoticon menjadikannya lebih adaptif terhadap semua pengguna iPhone maupun iPad tanpa adanya halangan warna kulit. Ada sekitar 6 warna kulit yang disediakan, mulai dari kuning, putih, dan berangsur-angsur menjadi lebih gelap dan bisa dijadikan sebagai warna kulit default ketika Anda memilih ikon yang sama.

3) Lebih banyak emoticon.

Tentu saja, merombak sesuatu saja tidak akan terasa cukup tanpa memberikan pilihan baru yang segar. Kali ini sekitar 300 emoticon baru telah ditambahkan, bukan sekedar menambahkan warna kulit pada emoji karakter manusia saja, tetapi juga tambahan bendera dan ikon-ikon baru.

Catatan Kecil

Kehadiran keyboard emoji baru ini telah diupayakan Apple bersama dengan konsorsium unicode. Artinya, meski bukan sekarang, dalam jangka waktu dekat semua emoticon di semua ponsel bakal menampilkan konten yang sama. Termasuk di Android, Blackberry dan Windows Phone, selama mereka menggunakan unicode emoticon.

Tapi untuk saat ini, sejumlah ikon mungkin akan terlihat aneh di perangkat lain, selain iPhone dan iPad yang menggunakan iOS 8.3.

Spesifikasi & Harga HTC Desire 626G+ Review: Kembaran Desire 626 Tanpa LTE

xiamenhai.netHTC melansir produk barunya yang bertajuk Desire 626G+ yang bisa dibilang sebagai saudara kembar Desire 626 yang diperkenalkan di pasar Taiwan pada bulan Februari 2015 lalu. Hanya saja, HTC Desire 626G+ ini tampaknya khusus dirilis untuk pasar India. HTC Desire 626G+ tampaknya diposisikan untuk membidik segmen menengah, dengan dukungan fitur dan spesifikasi yang tak jauh beda dengan kembarannya. Lantas, apa bedanya?

Perbedaan paling kentara terlihat dari dukungan teknologi jaringan LTE, di mana HTC Desire 626G+ ini tidak didukung dengan teknologi akses data berkecepatan tinggi tersebut. Jadi, kecepatan akses datanya maksimal di 21 Mbps.

Untuk spesifikasi lain yang dimiliki HTC Desire 626G+ di antaranya layar sentuh seluas 5 inci 720p, prosesor Octa-core 1,7 GHz (kemungkinan chipset MediaTek MT6752), memori RAM sebesar 1 GB, memori internal 8 GB, slot memori microSD, kamera belakang 13 MP, kamera depan 5 MP untuk selfie dan baterai berkapasitas 2000 mAh. Kamera utama smartphone dual-SIM ini bisa merekam video Full HD 1080p.

Smartphone HTC Desire 626G+ ini menggunakan sistem operasi (OS) Android 4.4.4 KitKat seperti halnya Desire 626, dengan balutan UI HTC Sense.

Spesifikasi HTC Desire 626G+:

  • Dimensi: 146.9 x 70.9 x 8.2 mm.
  • Berat: 138 gram.
  • Layar: Capacitive touchscreen, 16M colors, 720 x 1280 pixels, 5 inches (~294 ppi pixel density), Multitouch.
  • Memori: Internal 8 GB, RAM 1 GB, microSD up to 32 GB.
  • Konektivitas: GSM (dual)/HSDPA (dual), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, Bluetooth v4.0 A2DP, GPS with A-GPS-Glonass, USB microUSB v2.0.
  • Kamera: Primary 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detector, panorama; Secondary 5 MP, Video: 1080@30fps.
  • OS: Android OS v4.4.4 KitKat.
  • Prosesor: MediaTek MT6752, Octa-core 1,7 GHz Cortex-A53, GPU Mali-T760MP2.
  • Baterai: Li-Po 2400 mAh.

Mengenai banderolan HTC Desire 626G+ ini di harga INR 16.900 atau sekitar IDR 3,5 jutaan. Ada dua pilihan warna yang bakal tersedia, yakni Blue Lagoon dan White Brich.

Lenovo A1900: Smartphone Quad-core Murah Plus Teknologi Dual SIM

xiamenhai.netLenovo bersiap kembali menggebrak pasar papan bawah dengan meluncurkan produk smartphone dengan kisaran harga murah pula. Kali ini yang disiapkannya adalah Lenovo A1900. Meski dibanderol dengan harga murah, smartphone A1900 ini sudah mengusung CPU kelas Quad-core yang dibanderol kisaran USD$ 60 atau Rp 775 Ribuan (dengan asumsi kurs USD$ 1=Rp12.925).

image source: www.gsmarena.com

Smartphone ini membenamkan prosesor Quad-core berkecepatan 1.2 GHz Cortex-A7 dengan chipset Spreadtrum SC7730, yang didukung dengan mesin grafis (GPU) Mali-400. Kapasitas memori RAM-nya masih 512 MB, termasuk memori internal 4 GB.

Ruang penyimpanan data/file tersebut bisa diperluas via kartu microSD. Melihat memori RAM-nya yang sangat disayangkan, mengapa Lenovo tak melengkapinya dengan kapasitas RAM 1 GB saja seperti halnya ACER di produk Liquid Z205-nya.

Ponsel Android Lenovo A1900 telah dilengkapi layar IPS seluas 4 inci dengan resolusi 800×480 piksel (233 ppi). Tersedia juga fasilitas WiFi, dual slot SIM, teknologi 3G, GPS, dan radio FM telah dimilikinya. Baterainya berkapasitas 1500 mAh yang tergolong kecil.

Berikut rincian spesifikasi Lenovo A1900:

  • Dimensi: 121 x 62 x 9.5 mm.
  • Berat: 117 gram.
  • Layar: IPS LCD Capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 800 pixels, 4.0 inches (~233 ppi pixel density), Multitouch.
  • Memori: Internal 4 GB, RAM 512 MB, microSD up to 32 GB
  • Konektivitas: GSM (dual)/HSDPA (dual)
    • WiFi 802.11 a/b/g/n, hotspot
    • Bluetooth v4.0, A2DP
    • GPS with A-GPS
    • USB microUSB v2.0.
  • Kamera: Primary 2 MP, 1600 x 1200 pixels, Geo-tagging.
  • OS: Android OS v4.4.2 (KitKat)
  • Prosesor: Spreadtrum SC7730, Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7, GPU Mali-400
  • Baterai: Li-Po 2400 mAh
  • Harga: Rp 775 Ribuan atau USD $ 60.

Lenovo A1900 bakal dilengkapi kamera pula. Namun, belum diketahui berapa besaran resolusinya. Tapi, tampaknya kamera yang disematkan pada smartphone ini hanya ada pada sisi belakang saja, tanpa kehadiran kamera depan.

32-bit VS 64-bit: Perbedaan Prosesor Pada Smartphone

xiamenhai.net – Apa sih perbedaan 32 bit dan 64 bit pada OS Smartphone? Apa sih pengaruhnya pada kinerja smartphone? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk kita simak ulasan berikut ini.

Dikarenakan tahun 2015 ini begitu banyak smartphone yang dirilis menggunakan teknologi 32-bit dan 64-bit. Keduanya memang memiliki fungsi yang sama, namun yang menjadi pembeda yang sangat jelas ialah pengaruhnya terhadap kinerja suatu perangkat.

Teknologi 64-bit pada smartphone

Teknologi 64-bit pada prosesor bukanlah hal yang baru. Prosesor dengan arsitektur 64-bit pada komputer telah lama ada pada sistem operasi Windows, Linux maupun OS X.

Teknologi prosesor 64-bit pada smartphone

AMD Athlon64 merupakan prosesor 64-bit pertama yang dirilis pada tahun 2003. Sejak itu, banyak prosesor 64-bit yang hadir dan berlanjut ke sistem operasi dengan arsitektur 64-bit.

Pada smatphone, teknologi ini baru digunakan pada tahun 2013 lalu, di mana iPhone 5s menjadi smartphone pertama yang menggunakan prosesor 64-bit. Setahun kemudian, Google mengumumkan bahwa Android 5.0 Lollipop juga mendukung perangkat yang memiliki arsitektur 64-bit. Hingga tiba di tahun 2015, pada ajang Consumer Electronic Show (CES), sebagian besar smartphone yang diperkenalkan telah menggunakan prosesor 64-bit.

Bit secara teoritis

Dalam sistem komputasi sebuah perangkat, jumlah bit dalam prosesor menunjukkan bahwa ukuran data yang dialirkan dan kapasitas dari register.

Apa itu Register?

Register merupakan sejumlah kecil memori perangkat yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program dengan menyediakan akses yang cepat terhadap nilai-nilai yang umum digunakan.

Register prosesor inilah yang digunakan untuk melakukan macam-macam operasi pada sistem perangkat.

32-bit VS 64-bit: Perbedaan Prosesor Smartphone

32-bit atau 64-bit?

Kapasitas memori merupakan salah satu faktor utama kenapa teknologi 64-bit dikembangkan. Pasalnya, prosesor 32-bit hanya mendukung memori dengan kapasitas maksimal hingga 4 GB.

32-bit VS 64-bit: Perbedaan Prosesor Smartphone

Hal ini bisa terjadi sesuai dengan perhitungan 2^32 sama dengan 4,2 miliar byte atau setara dengan 4 GB. Sementara dengan prosesor 64-bit, secara teori dengan perhitungan yang sama 2^64 sama dengan 16 exabyte atau setara dengan 16 miliar Gigabyte (16M GB).

Walaupun tidak bisa dirasakan secara langsung, performa prosesor 64-bit jauh lebih baik dibandingkan prosesor 32-bit. Sebagai contoh, sebuah prosesor memerlukan nilai komputasi sebesar 128 bit. Dengan prosesor 32-bit, prosesor tersebut akan diselesaikan dengan dua kali putaran. Sedangkan dengan prosesor 64-bit, proses itu bisa diselesaikan hanya dengan satu kali putaran, karena prosesor 64-bit bisa menampung 256 nilai komputasi.

Kelebihan prosesor 64-bit dari sisi aplikasi adalah bisa menjalankan aplikasi yang dibuat dengan arsitektur 32-bit maupun 64-bit itu sendiri. Lain halnya dengan prosesor 32-bit yang hanya bisa menjalankan aplikasi atau software 32-bit saja. Selain itu, mengingat arsitektur 64-bit mendukung memori yang besar, maka ke depannya smartphone yang menggunakan prosesor ini bisa menjalankan aplikasi yang memerlukan kapasitas memori yang besar.

Apa pengaruhnya pada kinerja smartphone?

Prosesor 64-bit memang mendukung kapasitas RAM besar. Tapi, kapasitas tersebut hanya bisa dinikmati apabila Anda menjalankan atau memerlukan aplikasi-aplikasi yang memakan banyak memori. Dan saat ini masih sedikit, karena rata-rata aplikasi ponsel memerlukan kapasitas RAM di bawah 100 MB (kecuali game HD).

Selain itu, rata-rata smartphone kelas menengah sekarang memiliki kapasitas RAM sebesar 2 GB hingga 3 GB (kecuali ASUS ZoneFone 2) dan itu sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari, seperti membuka aplikasi media sosial atau bahkan bermain game HD.

Kemampuan prosesor 64-bit bisa dibilang tak bisa dinikmati secara langsung. Sebab, sebagian besar aplikasi ponsel masih dibuat dengan arsitektur 32-bit sehingga kemampuan prosesor 64-bit tidak terpakai semua. Tapi untungnya sekarang beberapa aplikasi bisa mendukung 32-bit dan 64-bit sekaligus. Jadi, dalam beberapa bulan atau tahun ke depan akan mulai banyak aplikasi ponsel yang mendukung kedua arsitektur tersebut.

Selain itu, sebagian besar aplikasi masih dibuat dengan arsitektur 32-bit. Banyak aplikasi tidak memerlukan kemampuan arsitektur 64-bit, seperti memerlukan kapasitas RAM lebih dari 4 GB. Bahkan, terkadang aplikasi 64-bit berjalan lebih lambat dibandingkan 32-bit, karena aplikasi tersebut harus memakai semua alokasi bit yang dimiliki prosesor 64-bit.

Masalah lainnya adalah aplikasi 64-bit biasanya memiliki ukuran dua kali lipat dari aplikasi 32-bit.

Download Aplikasi File Transfer by Infinit: Cara Berbagi Foto dan Video via Internet Lebih Praktis & Mudah

xiamenhai.netBerbagi foto dan video dengan Bluetooth merupakan pilihan yang kerap dilakukan pemilik ponsel dari dulu hingga sekarang untuk mengirimkan file kepada perangkat lain. Selain dengan Bluetooth, kini pengguna juga dapat memanfaatkan jaringan internet untuk bertukar data. Jika Anda ingin lebih praktis, sekarang ini sudah hadir sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video via internet dengan sesama perangkat Android, Windows PC hingga iPad sekalipun.

Penasaran? Simak kecanggihannya berikut ini.

1) Download dan instal aplikasi File Transfer by Infinit dari Play Store di sini. Perangkat penerima juga harus menginstal aplikasi yang sama agar proses transfer data dapat dilakukan.

2) Buka File Transfer by Infinit dan Anda akan diminta untuk membuat akun baru. Silakan daftarkan email Anda atau gunakan akun Facebook Anda untuk login.

3) Pilih foto atau video yang ingin Anda transfer dengan memilih ikon tanda panah. Anda dapat memilih video dengan ukuran berapa pun tanpa batas kepada perangkat lain. Tentu saja, Anda harus mempertimbangkan konsumsi data yang diakibatkan oleh proses upload di perangkat pengirim dan proses download di perangkat penerima.

4) Silakan pilih nama akun teman yang Anda tuju dan lanjutkan dengan menekan send untuk mengirimkannya.

5) Untuk menerima file yang telah dikirimkan, teman Anda tinggal menekan tombol accept dan aplikasi akan segera mengunduh file yang Anda kirimkan tadi.

Cukup simple kan? Terima kasih dan selamat mencoba 🙂

Smartphone Dapat Menyebabkan Tuli? Ini Kata Para Ahli!

xiamenhai.net – Apakah Anda pernah mengalami situasi di mana kakek atau orang tua menyuruh mengecilkan volume saat Anda menyetel musik keras-keras? Dari generasi ke generasi, tiap remaja selalu diberitahu oleh orang tua mereka untuk mengecilkan suara dari musik tersebut. Sekarang tampaknya ada alasan medis yang kuat mengapa mereka melakukannya.

Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia WHO memperingatkan dalam sebuah laporan bahwa lebih dari satu miliar anak muda beresiko untuk kehilangan pendengaran secara permanen. Salah satu penyebab utamanya adalah penggunaan salah satu perangkat yang populer digunakan untuk mendengarkan musik saat ini, yakni smartphone.

Pada saat di mana Anda meletakkan sumber suara ke dekat gendang telinga, sebagai masyarakat kita perlu mengetahui terhadap dampaknya lebih lanjut. Suara keras dapat merusak silia dari telinga bagian dalam. Silia sendiri merupakan struktur kecil yang wujudnya mirip seperti rambut yang mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik untuk disampaikan ke otak. Silia yang rusak tidak pernah bisa tumbuh kembali.

Dr. Shelly Chadha, seorang petugas teknis untuk pencegahan tuli dan gangguan pendengaran untuk WHO menjelaskan bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh smartphone adalah karena banyak orang yang mendengarkan musik dengan suara yang terlalu keras.

Yang memperburuk hal tersebut adalah kenyataan bahwa orang sering mendengarkan musik ketika berada di jalan, stasiun, atau di kereta di mana ada banyak kebisingan yang melatarbelakanginya.

Earphone yang dibundle bersama dengan smartphone atau MP3 player kadang juga dilengkapi dengan fitur yang dapat menghalangi ambient kebisingan lingkungan. Jadi, di lingkungan perkotaan yang bising, pengguna malah sering memaksimalkan volume untuk menikmati musiknya.

Sebagian besar masyarakat secara perlahan merusak pendengarannya sendiri tanpa ia sadari. Meski demikian, telinga memiliki cara sendiri untuk memperingatkan diri kita. Jika Anda keluar dari pertunjukan musik dan merasakan telinga Anda berdengung atau Anda tiba-tiba harus berbicara keras untuk mendengar suara Anda sendiri, itu sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan telinga melindungi diri dari kerusakan. Fenomena ini sering disebut pergeseran ambang batas sementara.

Berikan telinga Anda waktu sejenak

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus jauh dari kebisingan dengan cara memberikan kesempatan kepada telinga Anda untuk beristirahat sedikitnya 12 jam. Mudah-mudahan, kerusakan tersebut belum menjadi kerusakan permanen dan pendengaran Anda akan pulih.

Cara untuk merawat telinga Anda

Sebuah percakapan normal biasanya memiliki keras suara 60 desibel. Volume di atas 85 desibel akan menyebabkan kerusakan setelah sekitar delapan jam. Suara di atas 100 desibel dapat menyebabkan kerusakan hanya dalam waktu 15 menit. Tapi, mengukur tingkat desibel tidaklah praktis dan memang rumit bagi kebanyakan orang. Dr. Chadha merekomendasikan melakukan tes dengan cara yang lebih mudah.

Bagaimana cara melakukan tes dalam mengukur tingkat desibel tersebut? 

Duduklah di ruangan yang tenang dan mendengarkan musik dengan volume antara 50% sampai 60%. Anda masih bisa bercakap-cakap dengan orang yang duduk di dekat Anda. Jika Anda tidak dapat melakukan itu, berarti musiknya sudah terlalu keras.

Untuk itu, peganglah kuncup telinga dan tutup dengan sisa kepalan tangan Anda di sekitarnya. Jika Anda masih dapat mendengarkan musik, berarti volumenya terlalu keras.

Beberapa solusi yang bisa dilakukan

Salah satu solusi untuk masalah ini adalah menggunakan noise-cancelling earphone yang bisa memblokir suara ambient dan memungkinkan pecinta musik untuk mendengarkan musik mereka pada volume yang lebih rendah dan lebih aman. Fitur built-in untuk menjaga keamanan telinga juga telah diperkenalkan oleh beberapa pabrikan.

Misalnya Apple, yang memperkenalkan cara membatasi volume pada perangkat iPod dan iPhone. Google juga telah memperkenalkan aplikasi pembatas volume untuk perangkat Android-nya.

Dari beberapa fitur yang tersedia tersebut, tak satupun yang sempurna. Strategi terbaik dalam mengatasi masalah ini adalah menghapus, mengurangi dan istirahat. Maksudnya adalah Hapus suara keras berkepanjangan dari diri, Kurangi jumlah kebisingan latar belakang di sekitar Anda dan Istirahatkan telinga Anda untuk proses pemulihan dari aktivitas keseharian Anda.

Sebagai penutup, Dr. Chadha mengatakan bahwa tujuan dari laporan WHO bukan untuk menakut-nakuti orang yang menggunakan smartphone. Dia mengatakan bahwa jika Anda mendengarkan musik pada tingkat volume yang aman, maka Anda dapat mendengarkan musik tersebut dengan baik untuk waktu yang lama.

Kami tidak mengatakan bahwa orang tidak boleh mendengarkan musik, hanya saja untuk memastikan bahwa mereka dapat mendengarkan musik secara AMAN dan UNTUK SELAMANYA.

Spesifikasi & Harga Blaupunkt Sonido X1+ Review: Octa Core ala Jerman, Bawa Audio Premium Harga 4 Jutaan

xiamenhai.net – Banjir ponsel premium yang menghiasi pasar gadget di Indonesia tampaknya belum berhenti. Bahkan permain baru terus berdatangan dari luar. Salah satunya adalah Blaupunkt yang mengusung Sonido X1+. Ponsel yang didengungkan sebagai Advanced Android Phone plus Headphone ini benar-benar menyertakan headphone Blaupunkt.

Blaupunkt sebelumnya hanya dikenal sebagai produsen sound system premium untuk mobil. Namun, kini kiprahnya merambah ke produk smartphone. Tampaknya, smartphone ini membawa ketenaran nama Blaupunkt sebagai magnet agar dapat diterima.

Untuk hardware, ponsel ini juga tidak asal hadir. Produk perdana yang sepertinya didaulat sebagai flagship ini mengusung prosesor Octa Core, RAM 2GB, ROM 16GB dan kamera belakang 13,2 MP.

Seberapa hebat sih ponsel ini? Berikut ulasan selengkapnya.

1) Desain

Dimensi 148 x 74x 7.8 mm, bobot – gram, multi touchscreen;
port audio 3.5mm;
tombol power/lock, pengatur volume; lubang mic;
port microUSB.

Blaupunkt Sonido X1+ memiliki layar seluas 5,5 inci dengan dimensi 148 x 74x 7.8 mm. Dari segi desain, Blaupunkt Sonido X1+ ini cukup tipis dengan ketebalan ponsel hanya 7,8mm. Bentuknya menyerupai batangan cokelat yang bentuknya persegi.

Saat digenggam, ponsel ini memang terasa ringan. Di sekeliling bodi depan dihiasi dengan list luar berwarna biru gemerlap. Sedangkan pada bagian depan tersebut menggunakan full lamination. Tampak depan, bagian kiri atas terdapat kamera sekunder dengan lubang speaker di atasnya. Tepat di tengah terdapat tulisan ‘BLAUPUNKT’ dengan bulatan berwarna biru.

Tombol power/lock ditempatkan pada sisi kanan dan pengatur volume di sisi kiri ponsel. Port audio dan port USB/charging berada di sisi atas ponsel.

Pada sisi belakang terdapat kamera dan LED flash yang berada di bawahnya. Di bawah LED flash terdapat tulisan ‘BLAUPUNKT’ dengan bulatan berwarna biru di kiri pada tulisannya.

Paket pembelian ponsel ini menyertakan headphone (Blaupunkt BPA-102 Advanced Headphones) yang merupakan andalah utamanya. Headphone ini hadir dengan desain premium yang disebut dengan ‘ergonomic on-ear design’ dan ‘folded design for comfortable carry’. Selain bobotnya yang ringan, headphone ini dapat ditekuk sehingga tidak memakan ruang pada saat penyimpanannya.

Untuk kemampuannya, headphone ini memang tidak lagi diragukan. Strong bass sound dengan ‘dynamic driver’ membuatnya mampu menghadirkan kualitas suara layaknya di bioskop premium dengan Dolby Surround.

2) Display

Layar sentuh: capacitive touchscreen Full HD (1080 x 1920 pixels) 16 juta warna;
Dragontrail Glass;
Viewing angle 180 derajat;
5.5 inci (~481 dpi).

Dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 pixels, ponsel ini mampu menghadirkan kualitas warna dan gambar yang jernih. Layar seluas 5.5 inci tentunya merupakan ukuran maksimal yang ideal untuk sebuah ponsel.

Layarnya menggunakan ‘dragontrail glass’ yang disebut anti scratch, anti dust dan anti finger print. Ponsel ini memiliki pengaturan kecerahan standard yaitu auto dan manual. Ponsel ini juga memiliki pengaturan untuk tampilan video yang disebut ‘clear motion’.

Kerapatan layar ponsel ini bahkan mencapai maksimal 480 dpi yang tergolong lumayan. Saat dioperasikan, respon layar sentuh dari ponsel ini sangat mulus. Demikian juga untuk berpindah dari halaman satu ke halaman berikutnya juga tidak terlihat adanya jeda.

Pengujian layar multi sentuh menggunakan Antutu Benchmark Tester (download), didapat hasil 5 sentuhan secara bersamaan.

3) Sistem operasi (OS) dan User Interface (UI)

Android OS v4.4.2 KitKat 32bit.

Ponsel Blaupunkt Sonido X1+ ini sudah menggunakan OS Android 4.4 KitKat yang dipercaya mampu menghadirkan performa yang lebih handal, hemat baterai, fitur terbaru serta keyboard emoji yang membuat aktifitas chatting semakin seru.

Ponsel ini memiliki UI khusus yang cukup menarik. Selain wallpaper dan widget, ponsel ini menyediakan efek yang terbagi menjadi 2, yaitu screen effect dan applist effect.

Tray notifikasi menampilkan notifikasi dan tombol virtual. Tombol virtual ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan atau mematikan fitur seperti WiFi, sambungan data operator, rotasi layar otomatis, bluetooth dan sebagainya.

4) Internet dan Konektivitas

2G: ESM850/GSM900/DCS1800/PCS1900;
3G: WCDMA 850/1900/2100;
WLAN: 802.11 b/g/n;
Bluetooth BT2.1 + EDR;
GPS embedded.

Blaupunkt Sonido X1+ hadir dengan konektivitas standard 2G dan 3G. Selain itu juga ada WiFi 802.11 b/g/n, bluetooth 2.0 + EDR, USB OTG dan GPS + A-GPS.

Untuk internetan, smartphone ini menyediakan 2 browser, yaitu browser bawaan Android dan Chrome. Pengujian menjelajah dunia web, tidak ditemui kendala dan masalah.

Untuk koneksi ke PC, dalam paket penjualannya telah disertakan kabel data yang terpisah dengan kabel charger. Pengujian menggunakan Google Maps berjalan sangat lancar termasuk aplikasi navigasi serta fitur tambahannya.

5) Hardware dan Benchmark

Prosesor Octa Core MT6592 1.7GHz ARM Cortex-A7;
Mali-450 MP;
RAM LPDDR2 2GB, Internal storage 16GB, External up to 64GB;
Baterai Li-Ion 3000 mAh;
Ambient Light Sensor;
3-axis Accelerometer (G-sensor), M-Senior (e-Compass), Gyro Sensor,

Blaupunkt Sonido X1+ didukung oleh prosesor MT6592 Octa Core 1.7GHz yang dipercaya memiliki kecepatan sempurna. Dengan dukungan grafis Mali-450, ponsel ini mampu menghadirkan grafis yang tidak mengecewakan. Ponsel ini juga memiliki sensor yang tergolong lengkap dibanding ponsel sekelasnya.

Untuk asupan daya, Blaupunkt Sonido X1+ dibekali dengan baterai Li-Ion berkapasitas 3000 mAh yang sedikit lebih baik dari kebanyakan ponsel lain.

Untuk perhitungan benchmark menggunakan aplikasi Antutu Benchmark dan Quadrant Standart. Menggunakan Antutu Benchmark (download) didapat angka 28.470. Sedangkan dengan Quadrant Standard (download) didapat angka 12.886 yang menempatkannya pada posisi teratas melewati HTC One X dan Asus Transformer Prime.

6) Kamera dan Video

Kamera belakang 13,2 MP (4160 x 3120 pixles), auto focus, LED flash, geo-tagging, touch focus, HDR;
Kamera depan 8 MP (3264 x 2448 pixels).

Kamera utama Blaupunkt Sonido X1+ tergolong cukup besar yakni 13,2 Megapiksel. Begitu juga kamera, depannya 8 Megapiksel rasanya sudah sempurna untuk Anda yang menginginkan kualitas hasil foto selfie yang maksimal.

Pengaturan yang disematkan pada kamera ponsel ini tergolong lengkap dengan beberapa fitur tambahan seperti editing dan maksimalisasi image. Anda dapat memilih beragam mode mulai dari normal, smile, panoramic, landscape hingga HDR pun tersedia. Untuk hasil foto indoor, menjadi lebih lengkap dengan adanya LED flash dan geo-tagging.

Pengujian pemotretan dalam ruangan dan luar ruangan menghasilkan gambar yang sangat bagus dan tidak mengecewakan.

7) Multimedia

Audio decode: WAV, MP3, MP2, AAC, AMR-, MIDI, Vorbis, APE, AAC-puls v1, AAC-plus v2, FLAC, WMA, ADPCM;
Video decode: HEVC, VP9, H.264, MPEG-4, DIVX5456, VP8, VC1, H.263;
FM: 65-108 MHz w/ 50K Hz step; Support RDS/RBDS

Untuk urusan multimedia, Blaupunkt Sonido X1+ menyediakan BLAUPUNKT audio player khusus. Tampaknya audio player khusus ini disediakan untuk mendukung headphone-nya. Meski UI dari player ini terlihat sederhana, di mana terdapat 4 kategori yaitu berdasarkan artist, album, songs dan playlist. Namun, player ini menyediakan pengaturan tambahan yang akan mendeteksi secara otomatis bila Anda menghubungkannya dengan headphone bawaan.

Suara bombastis yang dihasilkan oleh audio enhancer (BesAudEnh) yang diletakkan di pengaturan audio. Memberikan nuansa bergelegar dan sayangnya hanya akan cocok saat memutar video player. Namun, untuk memutar musik cukup aktifkan Blaupunkt Audio (dan matikan besaudenh), karena Headset bawaan akan memberikan pengalaman terbaik dalam pengaturan ini.

Dalam posisi pengaturan ini, Anda akan merasakan audio yang kaya akan bass, namun juga separasi suara yang tak kalah bagus di frekuensi tengah dan tinggi. Aplikasi multimedia lain seperti Radio FM juga disertakan. Radio FM ini sudah mendukung RDS dan perekam. Masih ada fitur multimedia lain yang bakal dibahas pada fitur tambahan di bawah ini.

8) Fitur tambahan

Quick Office, Movie Maker, telePay, Live TV IndoVision.

Fitur tambahan pada Blaupunkt Sonido X1+ ini memang tergolong lengkap. Untuk urusan perkantoran, ponsel ini menyediakan Quick Office. Untuk hiburan, tersedia Movie Maker yang memungkinkan Anda menggabungkan bermacam-macam video hasil dari rekaman Anda sendiri. Sedangkan, telePay merupakan aplikasi mobile payment service untuk beragam kebutuhan dalam urusan pembayaran.

Fitur tambahan yang menurut penulis cukup unik adalah adanya LiveTV yang terdiri dari LiveTV Global, LiveTV MNC Infotainment, LiveTV MNC Music, LiveTV MNC News, LiveTV MNC Shop, LiveTV MNC TV dan LiveTV RCTI. Saat pengujian, terlihat fungsi decoder yang berjalan. Anda masih bisa menambah bermacam stasiun TV lainnya dengan berlangganan menggunakan IndoVision.

Masih kurang jelas mengenai sistem enkripsi atu kompresi daya yang digunakan, sehingga aplikasi ini dapat berjalan dengan sangat lembut seolah-olah tidak terasa bahwa kita sedang menjalakan video streaming. Fitur tambahan standar lain masih tersedia seperti perekam suara.

9) Harga

Untuk ponsel premium dengan sistem operasi Android 4.4 KitKat yang disertai fitur multimedia yang sangat apik, harga ponsel Blaupunkt Sonido X1+ ini pun dibanderol seharga IDR 4.500.000,-.

10) Kelebihan dan Kekurangan

(+) Kelebihan dari ponsel Blaupunkt Sonido X1+ antara lain:

  • Audio Premium.
  • Kamera 13,2 MP dan 8 MP.
  • USB OTG.

(-) Kekurangan dari ponsel Blaupunkt Sonido X1+ antara lain:

  • Tidak mendukung 4G.
  • Hasil Benchmark mendapat skor kecil.

11) Kesimpulan

Dengan dibanderol harga IDR 4,5 juta, wajar saja bila ponsel ini menyediakan spesifikasi hardware berkelas premium. Beragam fitur juga dilengkapinya, mulai dari UI, multimedia hingga kamera yang disematkan tidaklah mengecewakan.

Keunggulan atau nilai jual dari ponsel ini adalah headphone yang disertakannya. Meskipun bukan headphone wireless, namun Blaupunkt BPA-102 Advanced Headphones dengan fitur strong bass sound membuatnya mampu menghadirkan kualitas suara layaknya di bioskop premium dengan Dolby Surround. Mungkin yang terasa masih kurang dari ponsel premium ini adalah ketidak hadiran kemampuan 4G. Namun pilihan kami kembalikan kepada Anda.

Review Microsoft Lumia 435: Budget Smartphone, Andalkan Platform Anyar

xiamenhai.net – Jika Anda sedang mencari ponsel Windows Phone dengan harga terjangkau, Lumia 435 adalah pilihan yang tepat. Dengan harga jual 1,1 juta, Lumia 435 sudah mengusung platform Windows Phone 8.1 Lumia Denim. Hadir dengan dua slot kartu micro SIM, apakah Lumia 435 adalah ponsel Windows yang Anda cari?

Nah, kali ini kami akan mengulas tentang spesifikasi ponsel Lumia 435 ini dari beberapa sektor. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan selengkapnya.

1) Desain

118 x 64.7 x 11.7 mm; berat 134,1 gram.

Menyandang predikat sebagai ponsel Windows termurah, desain yang diusung Lumia 435 memang masih belum beranjak dari konsep dasar ponsel Lumia pada umumnya. Dengan dimensinya yang kecil, bodi Lumia 435 tampak menggembung.

Sama seperti ponsel pendahulunya, Lumia 435 hadir dengan 4 (empat) varian pilihan warna cerah masing-masing hijau, oranye, putih dan hitam. Anda dapat melihat logo Microsoft yang menggantikan Nokia di bagian depan dan belakang bodi ponsel miliknya yang terbuat dari plastik.

Pada ruas kanan ponsel, Microsoft menyematkan tombol power dan pengatur volume, sedangkan pada bagian atas bertengger port audio. Port micro USB dapat Anda temukan pada bagian bawah ponsel. Slot kartu memori micro SIM dan microSD dapat Anda temui di balik baterai.

2) Display

TFT capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 800 pixels, 4.0 inches (~233 ppi pixel density), multitouch.

Lumia 435 datang dengan bentang layar TFT selebar 4 inci yang hadir dengan resolusi 480 x 800 piksel. Mengusung kerapatan 233 piksel per inci, Lumia 435 memang bukanlah ponsel dengan kecerahan dan ketajaman warn yang memuaskan. Beruntung Microsoft memberikan Lumia 435 dengan beragam pengaturan seperti kecerahan dan profil warna yang meliputi temperatur warna dan saturasi.

Layar Lumia 435 sanggup menerima input hingga lima titik sentuh sekaligus. Anda juga dapat menghidupkan layar dengan mengetuk layar sebanyak dua kali. Lumia 435 juga dilengkapi dengan fitur project my screen.

3) OS dan Interface

Microsoft Windows Phone 8.1 Lumia Denim Update.

Dengan sistem operasi Windows Phone 8.1, pengguna langsung mendapatkan update Denim begitu menghubungkan Lumia 435 dengan jaringan internet, baik dengan koneksi WiFi atau data operator.

Dengan menginstal Lumia Denim, Lumia  Camera nantinya bakal menggantikan Nokia Camera sebagai aplikasi default kamera. Digulirkannya Lumia Camera pada pembaruan Denim ini juga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan fitur kamera yang lebih canggih dan lengkap. Meski demikian, perbaikan dari sisi kamera ini tentu akan sangat bergantung dengan perangkat keras kamera yang diusung.

Perubahan lainnya yang dapat Anda nikmati adalah adanya Storage sense, Wi-Fi Sense, Data Sense, dukungan VPN dan sebagainya, yang merupakan penambahan fitur dari Windows Phone versi 8.0. Lumia 435 juga dilengkapi dengan Kids Corner yang memungkinkan Anda untuk menyiapkan start screen Lumia khusus untuk buah hati Anda.

4) Hardware

Qualcomm MSM8210 Snapdragon 200, Dual-core 1.2 GHz Cortex-A7, Adreno 302, RAM 1GB; 8GB Storage (3.7GB free user Storage).

Lumia 435 menggunakan chipset Snapdragon 200 dual core yang sanggup dipacu pada clock speed 1,2GHz. Untuk sektor grafis, Microsoft mempersenjatai Lumia 435 dengan GPU Adreno 302. Meski dipatok dengan harga terjangkau, ponsel yang memiliki kapasitas RAM sebesar 1GB sudah dapat dinikmati oleh pengguna untuk bermain game kelas menengah serta menjalankan aplikasi secara multitasking dengan kecepatan yang cukup memadai.

Dengan ruang penyimpanan secara keseluruhan mencapai 8GB, Anda bisa menggunakannya sekitar 3,7GB diantaranya untuk menyimpan koleksi multimedia dan foto Anda. Menarinya, Microsoft telah melengkapi Lumia 435 dengan slot kartu memori berkapasitas maksimal 128GB. Anda juga dapat melakukan instalasi aplikasi langsung ke kartu microSD.

Untuk memasok daya, Microsoft menggunakan baterai berkapasitas 1.560 mAH yang sama dengan Lumia 532.

Untuk mengukur kinerjanya, kami menggunakan aplikasi WP bench (download) yang menghasilkan skor 206,7. Sementara saat pengujian menggunakan Antutu Benchmark (download), hasil skor yang didapat sebesar 7323.

5) Kamera

Belakang: 2.0MP, 1600 x 1200 piksel, Geo Tagging, Video: 480p@30fps. Depan: VGA.

Lumia 435 hanya dilengkapi dengan resolusi kamera belakang sebesar 2 MP tanpa LED flash. Sementara untuk resolusi kamera depan hanya disematkan dengan kamera VGA.

Lumia Camera yang kini menjadi aplikasi kamera default pada update Denim terbaru memungkinkan Anda untuk melakukan pengaturan manual yang meliputi White balance, ISO, Shutter speed dan exposure. Anda juga bisa mendapatkan efek yang lebih beraneka ragam dengan menginstal lense dari Windows Store.

Tanpa disematkannya LED flash dan autofokus pada ponsel Lumia 435 ini, gambar yang dihasilkan tentu akan sangat turun kualitasnya saat pengambilan gambar yang dilakukan di dalam ruangan dengan kondisi cahaya yang rendah.

Rendahnya resolusi kamera yang diusung membuat foto yang dihasilkan terlihat pecah saat dilihat di layar komputer. Sementara untuk mengabadikan momen, Lumia 435 hanya dapat mereka video dengan resolusi 480p, sehingga secara keseluruhan kamera foto dan rekaman milik Lumia 435 ini memang belum dapat diandalkan.

6) Multimedia

Music and Video Apps with Microsoft XBox Store, MixRadio App.

Microsoft menyematkan pemutar video yang sanggup memainkan video dengan resolusi 720p dalam format 3gp atau mp4. Menariknya, video yang dimainkan juga sanggup menayangkan subtitle berformat srt. Menonton video pada layar selebar 4 inci serta resolusi 480p tentu tidak akan meninggalkan kesan yang istimewa seperti pada ponsel hi-end dengan resolusi HD dan layar selebar 5 inci ke atas.

Menikmati liburan audio dapat Anda lakukan dengan memutar koleksi musik yang tersimpan menggunakan music player yang telah dibekali dengan equalizer atau efek audio lain. Sementara dengan MixRadio App, Anda dapat mendengarkan jutaan lagu streaming secara gratis dan legal. Dengan earset yang terpasang, Anda juga dapat mendengarkan siaran radio FM.

7) Kelebihan & Kekurangan

(+) Kelebihan dari ponsel Lumia 435:

  • Windows Phone 8.1 upgradeable to Windows 10.
  • HSDPA 42 Mbps download and 5.76 Mbps upload.

(-) Kekurangan dari ponsel Lumia 435:

  • Prosesor hanya dual core.
  • Tidak ada kabel data.
  • Resolusi kamera hanya sebesar 2MP tanpa LED Flash.

8) Harga

Untuk ponsel Windows dengan sistem operasi Windows Phone versi 8.1 Lumia Denim yang nantinya bakal bisa diupgrade lagi ke Windows 10, harga ponsel Lumia 435 dari Microsoft ini dibanderol dengan harga IDR 1.099.000,-.

9) Kesimpulan

Lumia 435 merupakan ponsel Windows anyar dari Microsoft yang dibanderol dengan harga paling terjangkau saat ini. Dengan merogoh kocek sejuta, Anda sudah bisa mendapatkan ponsel Dual core 1.2GHz yang telah mendukung beragam fitur yang diusung oleh Windows Phone 8.1 Lumia Denim Update. Kapasitas RAM sebesar 1GB serta dukungan slot microSD hingga kapasitas 128GB tentu sangat mencukupi bagi pengguna yang gemar menyimpan koleksi musik serta menginstal aplikasi.

Untuk lebih jelasnya, silakan simak video mengenai spesifikasi Lumia 435 berikut:

Meskipun kapasitas memori internal yang dimiliki tidak besar, namun Anda dapat menginstal aplikasi dari Windows Store ke memori eksternal. Kekurangan yang paling menonjol dari ponsel ini adalah sisi kamera yang belum dibekali dengan LED flash serta resolusi yang hanya di kisaran 2 Megapiksel.

Selfie for Messenger: Cara Ganti Emoticon Facebook Messenger dengan Foto Selfie di Android

xiamenhai.net – Kapan sih terakhir kali Anda menggunakan Facebook Messenger? Jika Anda tidak menyukai Facebook Messenger, pembaruan terkini dari Facebook boleh jadi akan membuat Anda berpikir ulang untuk kembali melirik aplikasi chatting besutan jejaring sosial raksasa ini. Dengan pembaruan terkini yang diusungnya, Facebook Messenger kini dapat menjalankan beberapa aplikasi unik besutan Facebook yang dapat Anda download secara terpisah.

Salah satu aplikasi yang dapat Anda coba adalah Selfie for Messenger. Pada aplikasi Selfie for Messenger ini memungkinkan pengguna Facebook Messenger mengganti emoticon bawaan dengan foto selfie yang Anda buat sendiri.

Penasaran? Simak tulisan berikut ini.

1) Pastikan Anda sudah menginstal Facebook Messenger sebelum mendownload Selfie for Messenger. Jika belum menginstal, silakan download di sini.

2) Buka Selfie for Messenger dan mulai ambil foto selfie dengan ekspresi tertentu untuk menggantikan jenis emoticon bawaan yang disediakan seperti Happy, Sad, Thumb Up dan sebagainya.

3) Selanjutnya, Anda tinggal drag and crop untuk menyesuaikan hasil foto selfie Anda ke lingkaran yang tersedia. Anda tidak perlu mengambil foto selfie berulangkali untuk mengisi semua lingkaran yang ada, cukup pilih jenis emoticon yang ingin Anda bagikan kepada teman.

4) Setelah lingkaran kosong emoticon telah terisi, lanjutkan dengan menekan ikon bubble chat untuk mulai membagikan emoticon baru tersebut kepada teman.

5) Seluruh emoticon yang Anda ambil dengan foto selfie hanya bisa diakses dari dalam aplikasi Selfie for Messenger. Sementara emoticon bawaan tetap dapat Anda akses dari dalam aplikasi Facebook Messenger.